Followers

Tampilkan postingan dengan label cintacinta :). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cintacinta :). Tampilkan semua postingan

Sabtu, Maret 12, 2011

Aku dan Kamu



Untuk seseorang yang memberi hariku penuh arti. Kamu !

Kamu selalu menghipnotis alam bawah sadarku.
Seperti daya magis yang menyentuhku, membawaku kedalam bianglala hatimu.
Memberikan sejuta makna keindahan yang seakan akan ingin meledak dari memori yang terekam oleh mataku.

Sejenak, kurenungkan.
Apa sebenarnya yang menyebabkan aku selalu membicarakanmu.
Ah, ternyata kamu berbeda dengan lainya.
 Yah, Kamu selalu tampil beda dalam menyajikan cinta untukku.
Membingkainya dengan rapih, dan selalu memberikan rasa yang luar biasa dengan cara yang tidak biasa.

Kamu, Yah kamu.
Tak ada yang lain yang mampu ku bicarakan disini selain kamu.
Tahukah kamu ? Hal yang paling indah adalah melihatmu tersenyum. Memamerkan bulan sabit terbalik yang kau lontarkan.
 Saat itu, Kamu seperti objek dalam setiap peristiwa.
Senyummu seperti penghubung jembatan bagi kita
Dimana kata-kata tidak bisa terucap dan disitulah kita akan bertemu.

Sepertinya tak akan pernah ada habisnya jika diriku membicarakanmu.
Keindahanmu tak bisa terucap oleh kata, hanya mampu ku tafsirkan dengan makna sederhana.
Makna yang terkadang sulit untuk kutangkap.

Disaat kita bertemu, itu merupakan suatu peristiwa yang ingin Tuhan lukiskan. Kau dan aku adalah sebagai objeknya, Dimana kita menari indah dalam selembar kanvas putih ini.Ketika indah pelangi menemani di setiap langkah kita, ataupun ketika kota teruguyur air hujan dan menemani air mata kita.

Biarkan rasa ini terus meraja di kerajaan hatiku, Kamu sebagai Raja dan aku adalah kerajaan yang berharap untuk kau pertahankan. Agar kita bisa tetap saling menjaga

Dari seseorang yang mencintaimu dengan sederhana. - Fika Restiakirti


Senin, Februari 28, 2011

Sesuai Perasaan

Lembaran demi lembaran yang mulanya kosong, mulai terisi dengan hitamnya tinta yang tergores dalam untaian kata tak bermakna. Aku menulis bukan apa-apa, hanya ingin mengisi kekosongan hatiku sama seperti halnya lembaran ini ketika aku tak mengindahkanya dengan rentetan alfabet membentuk kalimat kosong tak bermakna.

Kosong, mungkin tema yang tepat untuk mengisi lembaran demi lembaran kertas ini.*seharusnya kosong isinya ini -.- . Mungkin tulisanku kali ini menggambarkan keadaan ku  yang sangat memprihatinkan saat ini. Kau tahu keaadaan ku saat ini ? ibarat sebuah jurang yang dalam, kelam dan curam. *galauu nyaa kalo dibayangin huahaha* Aku pun tak bisa menggambarkan sebagaimana jelasnya keadaan yang kurasakan sekarang.

Entah, lagi-lagi malam ini aku merasakan hatiku seperti dilanda banjir bandang seperti di pulau mentawai.*ingat para pembaca, ini adalah salah satu majas hiperbola* .Memori yang tersedia begitu banyaknya seakan sudah tak dapat mengisi otakku yang seperti mau meledak ini.

Aku pun tak mengerti apa yang telah memenuhi memori otakku ini, entah itu kamu ? Rasanya benar bayang-bayang dirimu sudah mengehabisi sebagian kapasitas memori di otakku ini. Linglung menggenang di aliran darahku, kental seperti tersumbat sehingga aku susah untuk menarik nafas panjang. (fiuuuuhhh)

Fikiranku melambung tinggi, kosong tak mengisi saat ini. Mungkin saat mataku tak beralih? Rasanya setan-setan disekelilingku ingin memasuki tubuhku yang sangat kosong saat ini. Sampai detik ini pun, aku masih heran mengapa aku masih betah untuk menuliskan rentetan kata tak bermakna ini. Tapi aku fikir, hanya inilah yang dapat menghibur ku saat badanku lemah.

Rasanya aku ingin berteriak sekeras-kerasnya *AAAaaaAAAAaaa* tanpa peduli orang yang akan memarahiku saat mereka merasakan suaraku yang begitu melengking memasuki rongga-rongga telinga hingga menyentuh gendang telinga mereka. Tapi, Aku masih bingung? Untuk apa aku berteriak?

Daripada aku dilempari bongkahan batu karena lengkingan suaraku sangat tidak mengenakkan telinga, lebih baik aku meneriakkan suara hatiku di lembaran kertas putih ini. Walaupun tak ada seorang pun yang mengerti akan perasaan ku saat ini. Aku hanya mengandalkan lembaran kertas ini untuk menyediakan sedikit tempat untuk ku meluapkan semua isi hati, kurasa lembaran putih ini sangat baik ? Pasti aku dibolehkan untuk itu.

Sekarang, lembaran putih ini mulai terisi oleh rentetan tinta hitam yang tak bermakna. Mungkin malam ini aku banyak berbicara, tapi hanya disini, ditempat ini aku bisa mengekspresikan diriku sebagaimana kemauanku.
Disaksikan bulan, dihadapan bintang. Aku termenung kembali mengingat kisah-kisah yang begitu memekik hati, menguras fikiran dan membuat tenagaku habis.Kini dalam gelap, aku terpenjara dalam malam.

Semakin terkurung dalam ingatan yang begitu menyiksa. Serasa setan difikaranku memberontak ingin menerjang tubuhku yang masih lemah ini.Semakin kosong sehingga mereka begitu mudah untuk berkeliaran dalam otakku yang sudah melebihi batas kapasitas. Perasaan ku yang kian meledak-ledak, mendorongku ingin mengeluarkan kata-kata yang begitu keras dan kasar. 

Tapi tetap, aku tak berdaya untuk melakukanya walaupun setan sudah membisikiku agar memekikkan kata-kata itu. Salahkah aku jika aku menyalahkanmu dalam cerita ini ? Sampai sekarang aku masih bingung, siapa sebenarnya yang salah dalam cerita ini ? Aku, kamu atau bahkan ceritaku yang begitu rumit dan tak bermakna ini? Hah, sudahlah..


Rabu, Februari 02, 2011

Imajinasiku akan Déjà Vu senja



Hei.. lelaki yang masih hinggap dalam lorong lorong fikiranku. Sadarkah engkau ,dirimu, kenangan mu kini masih ada dalam ingatanku. Melekat, dan tak pernah sedikitpun lepas dari otakku. Walau itu hanya sekedar bayanganmu.

Aku adalah seorang pemimpi..
Yah, aku banyak memimpikan tentangmu.
Apakah engkau sadar, jika kau adalah mimpi indahku? Mimpi yang selalu membingkai setiap malam ditidurku. Serasa aku tak ingin membuka mataku dan tak ingin terbangun dan melepas mimpiku akan dirimu.

Bolehkah aku merasakan perasaan ini sendiri ? Aku tak memaksamu untuk ikut terlibat dalam perasaanku yang sedang dilanda cinta luar biasa ini. Cukup kau menjadi objek dalam cerita cinta indahku ini. Kurasa kau tidak keberatan untuk itu.

Untuk setiap khayal yang ku rangkai menjadi dongeng cerita kita.
Untuk setiap tawa yang bertabur luka.
Untuk setiap barisan kata yang pernah kuterima
Untuk setiap air mata yang jatuh membanjiri setiap rongga
Untuk setiap harapan yang kau tawarkan sia sia
Sesakit apapun rasa yang kuterima, tak mampu membuatku berpura pura
Aku tak mampu berpura pura menghapus memori kisah kita.

Mereka bilang ini sia sia..
Aku hanya bermimpi, bermimpi untuk sesuatu yang tak pasti.
Mereka bilang semua ini percuma..
Tapi kufikir hanya dengan ini aku akan merasa terobati..
                                                                
Andai kau mengerti, tak pernah sedikitpun tersentuh rasa kebencian kepadamu.
Rasa ini kau tanam begitu dalam, sehingga menyentuh sebagian rongga diatrema.
Kepadamu lelaki yang telah berhasil memenangkan hatiku.
 Izinkan aku untuk merasakan kehadiranmu disetiap waktu, walau hanya sekedar melalui dejavu senja.

Kau tahu ? Sampai saat ini, aku masih terus berpura pura.
Tentu, aku berpura pura, aku membohongi semuanya. Aku membohongi perasaanku untuk tidak memikirkanmu.
Tapi satu yang perlu kau tahu ? Aku tidak berpura pura untuk mencintaimu.
Aku tidak berpura pura bahagia bila kau telah menemukan wanita yang akan mendampingimu hingga nafas terakhirmu di putus oleh malaikat.

Terus ku bersembunyi dalam ingatan akan dirimu. Mengumpat dibalik dejavu senja mu.
Ah, bukan main aku terlena dalam setiap buaian imajinasiku. Imajinasiku tentangmu. Selalu tak pernah ada yang menggantikan peran utama dalam hatiku. Yah, itu kamu kau pasti tahu itu.

Wanita pemimpi yang terlena dalam buaian imajinasi akan dirimu

Adinda Fika


Minggu, Januari 30, 2011

Kenanglah aku walau hanya sebatas Namaku

Ini adalah foto pertamamu yang kupunya. Dan seseorang yang telah mengajarkanku banyak hal yang belu pernah ku temui sebelumnya. 

Kamu tahu apa yang sebenarnya selama ini ada dalam fikiranku ? Andai kamu tahu, tapi kuyakin kamu tidak pernah tahu apa sebenarnya apa yang selama ini aku fikirkan. Jangan kan kamu, aku pun masih bingung apa yang selama ini ada dalam fikiranku.
Telingaku terbisik akan hembusan kalimat indah, terbuai dalam ingatan ketika kita berdua bersama. Ternyata kamu lagi, kamu lagi yang berada di dalam otakku. Hah, Rasanya disetiap sendi badanku berteriakan namamu. Semoga saja kau tidak keberatan jika aku selalu memikirkanmu.

Tahukah kamu ? Sejenak sebelum ku akan memejamkan mata, aku selalu berharap kau akan hadir menghiasi mimpiku malam itu. Saat aku menghadap kepada Sang Pencipta, aku selalu menyebutkan namamu disetiap daftar do’aku.Tahukah kamu ? tangisan ku tumpah, menemani mataku yang membengkak ketika kau melayangkan sajak kata yang paling indah yang pernah kudengar selama aku lahir di dunia ini ?
Aku masih memikirkan, apakah kamu pernah memikirkanku walupun hanya mengingat namaku ? Fika ?

Aku takut, kau sudah menghapus memori akan cerita kita dahulu. Aku terlalu pecundang untuk membayangkan hal itu. Satu dalam fikiranku, kau telah menghapus semua kenangan yang pernah kita lalui, tawa canda dan tangisan yang pernah membingkai hubungan kita.
Andai kamu mengerti, dahulu saat kita bersama. Aku adalah seseorang yang paling bahagia karena memiliki lelaki yang sederhana. Itu kamu..

Dan andai kamu mengerti, sampai sekarang aku masih sering membayangkan saat kita tertawa lepas. Disanalah aku menemukan kebahagiaan, ketika aku melihat senyuman yang belum pernah kulihat sebelumnya. Senyuman yang hanya bisa kulihat dalam 2 kali pertemuan. Ah, rasanya aku ketagihan untuk menikmati senyumanmu yang kau berikan tulus saat itu. Boleh aku jujur ? Kamu terlihat manis saat kau tersenyum.

Kornea matamu yang seakan mengirimkan kalimat berantakan namun dapat ku artikan. Dapat kubaca itu, ketika kornea mata kita beradu rasanya jantungku ingin berhenti sesaat. Fantasi yang tak pernah kudapatkan sebelumnya, kau membuat setiap sel di tubuhku melompat.

Untuk kamu, lelaki penghuni alam senja. Aku sangat merindukanmu, aku merindukan moment dimana kita bercanda bersama. Disaat kau membagi sedikit kebahagiaanmu dengannya kepadaku. Aku sangat merindukan dikala kamu melontarkan kalimat-kalimat indahmu.

Terkadang sikapku seperti anak yang baru sekolah, tingkahku sangat tidak pantas untuk dipertunjukan. Walau demikian, kamu selalu memaafkanku dan menerimaku kembali. Disaat fikiran kita tak sejalan, aku tahu kamu mencoba membuat aku menjadi wanita yang tangguh, bukan wanita yang lemah. Kuakui, karenamu lah aku dapat bertahan sampai sekarang ini.
Kepada kamu yang membuat aku merasakan hidup ku lebih berarti. Aku hanya sebagian kecil dari memori dalam otakmu yang entah akan kau hapus atau kah kau kenang. Aku hanya ingin engkau memberikan sedikit temapat untuk mengenangku walau hanya sebatas namaku.

Wanita yang pernah mengisi hatimu
Fika

Sabtu, Januari 22, 2011

2 hati yang ku Cinta dan ku Sayang

Pernah gak sih lo ngerasain perasaan sayang yang sangaaaat besar sama seseorang, tapi orang yang lo sayang itu gak ngebales sms perasaan sayang lo ? Kalo iya, kita samaan *yeahkitasenasib-_-

Yah, gue ngerasainya, ya ini yang lagi gue alami sekarang.Sakit, nyesek, gak enak, semua nyampur kaya gado-gado !

Apalagi kalo kita tau, kalo orang yang kita sayang itu Bukan milik kita, tapi milik orang lain ? wuaaaaa
Nambah satu lagi tuh masalahnya. Masalah yang berhasil buat gue uring-uringan kaya cacing yang gak makan 1 bulan. Dan gimana rasanya terjebak dengan suatu hubungan dimana dalam menjalani hubungan itu bukan dilandasi oleh rasa sayang ? tapi pemaksaan ?!  Sip ! Congrats, lengkap sudah semua masalahnya.

Sekarang apa yang harus gue lakuin ? gue gak bisa ngebohongin perasaan gue, gak bisa ! Gue sayang lo, tapi gue malah sama dia ? Aaaa shitt
Dan parahnya, gue hanya bisa ngeluapin semua isi hati gue disini, ditulisan-tulisan yang gak penting ini.
Gue gak punya nyali yang cukup besar untuk jujur tentang perasaan gue. 
Sekarang yang perlu dikasihanin siapa ? gue atau lo ? atau justru dia ? :OOOO

Buat lo, semoga lo bahagia dengan orang yang udah lo pilih. Dan kalo boleh jujur, sebenernya gue sakit bilang 'semoga lo bahagia dengan orang yang udah lo pilih' tapi hanya itu yang bisa gue ucapin. Kalaupun gue mau memberontak? gue gak berhak. Tapi yang sangat disayangkan adalah, disaat gue udah berhasil buat ngelupain rasa sakit yang pernah lo buat ke gue dulu. Lo kembali lagi dan berhasil mencuri uang perhatian gue yang membuat rasa sayang gue tumbuh lagi ke elooo! Sebenrnya siapa yang salah ? Stres mikirinnya.

Dan buat kamu, maaf udah bohongin kamu. Aku ini seorang Pe-Cun-Dang, yang gak berani mengungkapkan apa sebenarnya yang ada dihatiku. Kamu terlalu baik untuk disakitin, tapi dengan tega nya aku mempermainkan perasaan kamu. Jikalau nanti kamu sadar, bahwa sebenarnya hatiku bukanlah untukmu? Aku ikhlas jika kamu meninggalkan ku pergi, sehingga aku bisa merasakan rasa sakit yang kamu rasain. 

Dan sekarang yang bisa gue lakuin adalah hanya menunggu, yah ! menunggu diruang waktu.
Biarkan semua ini terkikis oleh pergantian jam disetiap detiknya.
Biarkan semua ini lenyap dimakan oleh keegoisanku.
Entah, aku hanya menunggu suatu harapan yang tak pasti kapan harapan itu menjadi nyata !

Minggu, Mei 16, 2010

Hargailah Dia yang ada Disampingmu

Suatu hari burung jatuh hati pada mawar putih.
Burungpun berusaha mengungkapkan persaan nya kepada mawar putih.
Tetapi mawar putih berkata, "aku tak akan pernah bisa mencintai kamu !"

Burung pun tak menyerah,
setiap hari, setiap waktu dan setiap detik dia berusaha untuk merebut hati sang mawar putih.
Suatu hari dia datang untuk bertemu mawar putih,
akhirnya mawar putih pun berkata, "aku akan mencintai kamu, jika kamu dapat mengubahku menjadi mawar merah yang cantik !"




Dan seuatu hari burung pun datang kembali, dia memeotong sayapnya.
Burung pun menebarkan darah nya pada mawar putih,
sehingga mawar putih berubah menjadi merah...

Akhirnya mawar sadar seberapa besar sang burung mencintai dirinya.
Tetapi semua sudah terlambat, karena burung tak akan pernah kembali lagi ke dunia..

So, hargailah siapapun orang yang mencintai dan menyayangi mu..
sebelum dia pergi untuk meninggalkanmu, dan penyesalan pasti akan datang ketika kita baru merasakan sakitnya kehilangan..

ambilah sedikit segi positif dari bacaan diatas guys.


Sabtu, Mei 15, 2010

Memendam Rasa Emang SAKIT

Pertama kali liat dia, hmmm manis CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA GUE !
setelah lama-lama gue kenal dia, ternyata gue harus terima sakit dan harus tau kalo dia udah ada yang punya , dan tambah lagi sakitnya gue karena pacarnya gak salah gak bukan adalah temen gue sendiri.(gak seberapa deket sih).
Gue coba nahan perasaan gue, jaga perasaan gue dari semuanya, walau sakit banget sih. Tapi mau apalagi ? masa gue harus mohon-mohon ? GAK KAN ? lebih baik gue pendem perasaan gue ini. Dan hanya gue dan Tuhan yang tau gimana perasaan gue ini sesungguhnya.



Lumayan lama gue pendem perasaan gue ini, sampe sekarang udah hampir 2 tahun. Gue coba jalanin hubungan dengan orang lain, tapi tetep aja gak ada yang bisa ngegantiin rasa sayang gue yang sangat sangattt besar buat dia ! ENTAH KENAPAA...
Tapi gue gak mau nyakitin orang-orang yang udah sayang sama gue, gue coba buat sayang sama dia TULUUS sama dia, tapi entah kenapa bayang-bayang tuh anak selalu ada dalam hidup gue. GAK BISA gue hilangin rasa ini, GAK BISA gue hapus nama dia dari hati gue, walaupun sahabat-sahabat gue selalu bilang "cowok masih banyak diluar sana, gak cuma dia" bagi gue itu hanya omongan motivasi aja, dan gue akan tetep sayang sama dia.
apalah gue ini, hanya manusia biasa yang tak memiliki kesempurnaan, apalah gue ini, hanya berusaha untuk mendapatkan cinta dia, karena memang gue sangat mencintai dia.
karena itu gue beranikan diri untuk bilang kalau GUE SAYANG SAMA LO, dan itu adalah kejujuran gue...

SALAH GAK SIH GUE KAYA GINI ? membiarkan perasaan gue larut dengan berjalanya waktu ? apa harus gue menunggu sampai dia membalas nya ? ADUH NTAH LAH yang jelas ini lah gue, inilah perasaan gue , inilah gue yang sesungguhnya...

Rasa Ini

ini lagu gua banget pokoknya !


ku tak percaya kau ada disini
menemaniku di saat dia pergi
sungguh bahagia kau ada disini
menghapus semua sakit yang kurasa



mungkinkah kau merasakan
semua yang ku pasrahkan
dengarlah kasih..



ku suka dirinya, mungkin aku sayang
namun apakah mungkin, kau menjadi milikku
kau pernah menjadi , menjadi miliknya
namun salahlah aku, bila ku pernah merasa ini

Jumat, Mei 14, 2010

Besarnya Harapku Kepadamu

Ku sadar, aku bukanlah permata seindah dirinya.
Ku sadar, aku bukanlah bunga yang berharga sepertinya.
Ku sadar, aku bukanlah siapa-siapa untuknya.
Karena kesadaran ku, aku tahu dan aku tahu..
dia lah sang permata cinta, aku tahu dia sangat berharga baginya, dan aku tahu dia hanyalah untuknya.




Mungkin permataku tak seindah permatanya.
Mungkin hanyalah dia bunga yang pantas untuknya...



FOR SOMEONE ...

Selasa, Mei 11, 2010

Apa Yang Terjadi?

Apa yang terjadi pada hati gw ?
Semua beda terasa saat lo hadir disamping gw ? mungkinkah ?
Apa kah terulang lagi saat dia ada disamping gw ? OMG
Gak mungkin dong yaaa , dia mah nomor satu dihati gw hahaha :D
Tapi, kenapa setiap ada lo gw senyum" sendiri ? haha (gila kali ye gw) haha
lo selalu bisa ngisi kekosongan hati gw, nyembuin luka lama yg pernah gw rasain dulu ! (gayaaaa nya) ckck
tapi masa iya ? kaya nya gak mungkin deh ? haha
Gw gak mau ngerasain sakit yg sama kaya dulu lagi, gak mau ngalamin sakit kaya itu lagi GAK MAUUU ckck

Senin, Maret 15, 2010

Kau Tak akan Terganti

Telah Lama Sendiri
Dalam Langkah Sepi

Tak Pernah Kukira
Bahwa Akhirnya
Tiada Dirimu Disisiku

Meski Waktu Datang
Dan Berlalu Sampai Kau Tiada Bertahan
Semua Takkan Mampu Mengubahku
Hanyalah Kau Yang Ada Direlungku

Hanyalah Dirimu
Mampu Membuatku Jatuh Dan Mencinta
Kau Bukan Hanya Sekedar Indah
Kau Tak Akan Terganti

Tak Pernah Kuduga
Bahwa Akhirnya
Tergugat Janjimu Dan Janjiku

Meski Waktu Datang
Dan Berlalu Sampai Kau Tiada Bertahan
Semua Takkan Mampu Mengubahku
Hanyalah Kau Yang Ada Direlungku

Hanyalah Dirimu
Mampu Membuatku Jatuh Dan Mencinta
Kau Bukan Hanya Sekedar Indah
Kau Tak Akan Terganti

Kau Tak Akan Terganti

Kau Tak Akan Terganti

Selasa, September 15, 2009

EMBUN :)

Dirimu meninggalkan ku ,
saat ku benar benar mencintaimu

Jejakmu semakin menjauh ,
saat hati ku luluh karena mu

Seharusnya kau ada disini ,
saat ku menangis

Semestinya ka memelukku ,
saat aku ringkih.

Sadarkah engkau bagaikan embun pagi ,
sejukkan mataku , engkau adalah resah gelisah ku

Ribuan janji kau luapkan padaku ,
berjuta kata cinta kau terangi harap ku

Sadarkah engkau bagaikan Embun pagi ??

by : THE MOON BAND

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...